YAMIN-ADA Janji Utamakan Kepentingan Warga Jika Menang di Pilwako Ternate

oleh -32 views
Link Banner

Porostimur.com | Ternate: Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Ternate Mohammad Yamin Tawary dan Abdullah Tahir (YAMIN-ADA) melaksanakan kampanye terbatas di Kelurahan Tabona, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, Maluku Utara, Rabu (2/12/2020) tadi malam.

Dalam kesempatan itu, Yamin mengungkapkan kepentingan masyarakat harus selalu diutamakan dalam setiap pengambilan kebijakan, terutama berkaitan dengan infrastruktur.

“Bagi saya dan Pak wakil, kalau saya lihat rakyat saya lapar, rakyat saya belum memiliki pekerjaan, jika saya lihat rakyat saya sudah sengsara maka saya akan menangguhkan dulu utang (pemerintah) itu,” ucap Yamin.

Yamin bilang, atas nama keadilan, pihaknya akan fokus memberikan perlindungan penuh terhadap masyarakat.

“Wali Kota harus mendahulukan kepentingan rakyat terlebih dahulu di atas kepentingan yang lain. Jika reklamasi tidak dilanjutkan, Kota Ternate tetap ada. Tetapi kalau rakyat tidak dibantu, kalau rakyat tidak dilindungi, rakyat lapar, rakyat tidak mendapat pekerjaan, rakyat menghadapi masalah, maka Kota Ternate tidak akan berjalan dan berkembang dengan baik,” ungkapnya.

Baca Juga  Faisal Basri Duga Jokowi Dibohongi soal Hilirisasi Mineral

Ia mengatakan, semua proyek pembangunan tidak akan dimonopoli pihaknya. Ia mengaku, keluarganya bukan dari keluarga kontraktor, sehingga semua kepentingan pembangunan akan diserahkan ke masyarakat yang membutuhkan.

“Saya pe papa bukan kontraktor, sudah almarhum. Saya pe ade-ade bukan kontraktor. Saya akan bagi kepada rakyat yang memang sedang membutuhkan,” jelasnya.

Kampanye YAMIN-ADA di Kelurahan Tabona. (Istimewa)

Yamin menambahkan, jika ada anggaran-anggaran pembangunan, maka pihaknya tetap akan mengutamakan masyarakat, terutama yang berkaitan dengan lapangan pekerjaan.

“Jangan mendahulukan infrastruktur terlebih dahulu tetapi rakyat tidak mendapat pekerjaan. Maka dari itu saya katakan kepada kita semuanya bahwa koalisi rakyat bersatu. Kemenangan saya dan Pak Abdullah adalah karena kekuatan rakyat bukan karena kekuatan birokrasi. Kita menjadi pemimpin yang cerdas, yang mengerti hati rakyat,” paparnya. (red)