Yeremias: Masyarakat MBD Berharap Ada Pembangunan Infrastruktur

oleh -67 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Masyarakat Maluku Barat Daya (MBD) berharap adanya intervensi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku maupun Pemerintah Pusat (Pempus) untuk pembangunan infrastruktur di MBD, baik itu untuk jalan, jembatan ataupun pelabuhan.

Hal ini dikemukakan oleh anggota Komisi III DPRD Provinsi Maluku, Anos Yeremias usai melakukan reses masa sidang II di daerah pemilihannya yakni di MBD.

Menurutnya, sebagian besar masyarakat meminta agar jalan lingkar di beberapa pulau seperti di Pulau Babar dan Pulau Marsela dapat dibangun.

“Dari kunjungan kami ke desa-desa dan juga beberapa pulau di Maluku Barat Daya, sebagian besar masyarakat meminta agar jalan lingkar Pulau Babar itu dapat dibangun. Kami juga sudah berkoordinasi dengan para pejabat di Balai Pelaksana Jalan dan Jembatan, mereka juga sudah memasukkan itu ke renstra Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR”, ungkap Yeremias kepada wartawan di Kantor DPRD Provinsi Maluku, Senin (17/5/2021).

Yeremias menjelaskan, untuk jalan lingkar Pulau Babar tersebut memiliki panjang 101 Km, dimana 45,5 Km ditangani oleh provinsi, sementara penanganan yang diusulkan ke APBN itu adalah sepanjang 56 Km.

Baca Juga  ZADI-IMAM Tancap Gas Jelang Pencoblosan di Kepulauan Sula

Lebih lanjut Anos mengatakan, saat ini sudah dibangun jalan dari Tepa ke Desa Tela dan juga telah dilakukan pembersihan dari Desa Tela ke Dusun Masbuar, setelah Masbuar juga nanti akan ke Emplawas.

“Itu yang kita rencanakan dan saat itu juga hadir beberapa petinggi Balai dan juga perwakilan dari Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR. Mereka juga sudah menyanggupi hal tersebut untuk diperjuangkan masuk APBN”, pungkasnya.

Untuk jalan lingkar di Pulau Marsela, Ketua Fraksi Golkar ini mengatakan, jalan lingkar tersebut memiliki panjang 34 Km. Dari 34 Km itu, yang sudah selesai dibangun sepanjang 14,5 Km, sedangkan sisanya sepanjang 19,5 KM itu juga akan diperjuangkan masuk ke APBPN. Sementara untuk yang masuk ke desa-desa itu, akan menjadi kewenangan Kabupaten.

Baca Juga  Menkopolhukam: Papua Bakal Dimekarkan Jadi 5 Provinsi

Sedangkan di Pulau Molu, Tanimbar Utara, masyarakat juga meminta agar dibangun jalan yang menghubungkan desa-desa yang ada di Pulau Molu, seperti dari Adodo ke Tutunametal dan Tutunametal ke Wadankou. Ia juga menandaskan, akan mengupayakan hal tersebut supaya dapat ditampung di APBD tahun 2022.

Yeremias juga mengatakan, bahwa hasil reses ini akan disampaikan ke pimpinan Komisi III DPRD Provinsi Mqluku supaya dapat diperjuangkan nantinya.

“Hasil reses atau kunjungan kerja ini, akan kami sampaikan juga kepada pimpinan komisi tiga, kebetulan ketua komisi tiga juga adalah anggota fraksi saya. Saya akan minta untuk itu juga di perjuangkan pada waktunya. Jadi intinya adalah masyarakat yang ada di Kepulauan Tanimbar maupun Maluku Barat Daya masih mengharapkan intervensi pemerintah provinsi dan pemerintah pusat untuk pembangunan infrastruktur, karena itu yang memang mengemuka dalam kunjungan kerja kami ke 2 kabupaten itu”, tuturnya. (alena)

No More Posts Available.

No more pages to load.