Yodi Prabowo Dibunuh Terkait Pemberitaan? Ini Kata Pemred Metro TV

oleh -386 views
Link Banner

Porostimur.com | Jakarta: Yodi Prabowo, seorang editor Metro TV ditemukan tewas di pinggir Tol JORR, Jalan Ulujami Raya, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Kuat dugaan, pria 26 tahun tersebut tewas dibunuh.

Jasad Yodi Prabowo ditemukan oleh sejumlah anak-anak yang sedang bermain, sekira 11.45 WIB. Belum diketahui motif pembunuhan tersebut, apakah terkait pemberitaan atau bukan.

Pemimpin Redaksi Metro TV, Arief Suditomo mengatakan, pihaknya masih belum mendapat informasi lebih lengkap dari pihak kepolisian terkait dugaan pembunuhan Yodi Prabowo.

“Saya belum tahu (terkait pemberitaan),” ujar Pemred Metro TV, Arief Suditomo, Jumat (10/7/2020).

Arief juga meminta Polres Jakarta Selatan untuk segera mengusut kasus dugaan pembunuhan tersebut dan segera menangkap pelakunya.

Baca Juga  Dantamal VIII Pimpin Pengukuhan Jabatan Aspers

“Atas nama Metro TV, Saya meminta kepolisian untuk segera mungkin menuntaskan terungkapnya kasus ini agar kita semua bisa lebih tenang dan mendapatkan keadilan dari apa yang dialami almarhum Yodi ,” tutup Arief.

Metro TV berduka cita atas wafatnya Yodi Prabowo, News Video Editor. Foto: Instagram/@metrotv

Sebelumnya, Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Budi Sartono mengatakan, Yodi Prabowo ditemukan tewas di pinggir Tol JORR Ulujami.

Polisi menemukan sejumlah barang bukti dari jenazah tersebut diantaranya dompet berisi, KTP, NPWP dan sejumlah surat. Kasus tersebut kini ditangani Polres Jakarta Selatan.

Polisi melakukan penyelidikan atas tewasnya editor Metro TV, Yodi Prabowo, yang diduga dibunuh. Polisi pun memeriksa ponsel milik korban yang ditemukan di tempat kejadian perkara.

“Motor, alat-alat pribadinya korban dan lain-lain. Iya lah (diperiksa ponsel) pasti semua alat bukti akan periksa,” ujar Kapolres Jakarta Selatan Kombes Budi Sartono kepada wartawan di Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Jumat (10/7/2020).

Baca Juga  Ustadz Maaher Meninggal Dunia di Rutan Mabes Polri

Sartono mengungkapkan pihaknya masih bekerja untuk mendalami alur kejadian. Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk mencari pelaku.

“Itulah makanya di situlah nanti tugas polisi adalah merangkai alurnya untuk mencari pelakunya,” ucapnya.

(red/rtm/okezone)