ZADI-IMAM Janjikan Perubahan di Kepuluan Sula

oleh -21 views
Link Banner

Porostimur.com | Sanana: Dukungan demi dukungan terhadap pasangan calon bupati dan wakil bupati Kepulauan Sula nomor urut 2 Zulfahri Abdullah – Ismail Umasugi (ZADI-IMAM) pada pilkada Kepulauan Sula 2020 ini terus mengalir.  

Hal itu terlihat saat digelarnya kampanye atau dialog tatap muka ZADI-IMAM bersama para Relawan. Seperti halnya kampanye dialogis dan tatap muka yang dilaksanakan di Desa Fatcey, Kecamatan Sanana, Sabtu (10/10/2020) malam tadi.

Kampanye dialogis tatap muka bersama relawan tersebut diwarnai prosesi adat Yan Hai dan lainnya. Calon wakil bupati Ismail Umasugi menyampaikan dan mengucapkan terima kasih kepada bapak dan ibu atas kesediannya untuk hadir di acara kampanye dan dialogis tatap muka tersebut.

Baca Juga  Erlangga Tugasi Elang Benahi Golkar Malut

“Kami berharap dukungan doa dari pendukung untuk memberikan restu dan dukungannya kepada ZADI-IMAM pada Pilkada 2020 ini. Mari kita berjuang bersama demi kemajuan Kepuluan Sula dan martabat orang Sula,” ajaknya.

Link Banner

Mengapa, kata Umasugi, karena mengajak masyarakat untuk memilih orang yang benar, yang bagaimana ZADI-IMAM ini adalah putra asli Sula yang pasti memperhatikan kita semua yang dimana selama tiga periode kita hanya wakil saja yang asli putra Sula.  

Umasugi mengatakan bahwa mengapa dirinya maju berpasangan dengan Zulfahri Abdullah, lantaran ingin berbuat untuk perubahan di Kabupaten Kepuluan Sula yang lebih mantap lagi.  

“Menyampaikan visi dan misi serta meminta do’a restu pada pelaksanaan pemilihan kepala daerah Kabupaten Kepuluan Sula tahun 2020 dan jangan lupa menggunakan hak pilihnya pada saat hari pemungutan suara serta meminta dukungan dari masyarakat buat kami nomor urut 2,” ujarnya.  

Ismail Umasugi juga mengatakan, jika dipercaya dan terpilih nanti, pembangunan akses jalan yang sangat menjadi prioritas bagi ZADI-IMAM.

Baca Juga  Aliansi Anti Komunis Besarkan Hati Massa Pembakar Bendera PDIP: Jangan Takut Sama Hasto Gerombolan Ekasila

“Karena selama ini contohnya jalan di pelosok-pelosok desa di Kabupaten Kepuluan Sula banyak yang rusak, maka pembangunan khususnya insfratruktur jalan demi akses masyarakat banyak itu yang terpenting. (red)