ZADI-IMAM Tancap Gas Jelang Pencoblosan di Kepulauan Sula

oleh -50 views
Link Banner

Porostimur.com | Sanana: Tinggal menghitung hari menuju 9 Desember 2020, tim kampanye pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Sula, Zulfahri Abdullah – Ismail Umasugi (ZADI-IMAM), kian gencar berupaya untuk mendulang suara masyarakat.

Hasil survei internal maupun dari lembaga survei menjadi bahan evaluasi mereka guna memaksimalkan taktik dan strategi.

Hasil jajak pendapat lembaga survei Indikator menunjukkan, pasangan nomor urut 2, ZADI-IMAM jauh mengungguli rival-rivalnya dengan raihan 42.8%.

Kendati demikian calon yang diusung PKS, Partai Berkarya dan Partai NasDem itu tak mau jemawa.

Link Banner

‘’Saya tidak ingin masuk perdebatan survei. Kita bekerja sama dengan Indikator sebagai lembaga survei yang profesional dan keilmuannya bisa dipertanggungjawabkan. November merupakan survei kita yang terakhir dan kita akan kita kawal hingga hari-hari akhir kampanye,’’ ungkap manejer tim kampanye ZADI-IMAM, Idzi Asrul Tabona, Selasa (1/12/2020).

Baca Juga  Aparat Gabungan TNI-Polri dan Pol PP Terus Giatkan Operasi Yustisi di Namlea

Tak hanya hasil survei, menurut Idzi yang juga Sekretaris DPD Partai NasDem Kepulauan Sula, tim internal juga bekerja di tingkat desa untuk menghitung keunggulan dan kekurangan.

Dari hasil itu, pihaknya menggerakkan dan meningkatkan strategi kampanye untuk mempertahankan suara. Juga untuk merebut suara di basis lawan dan swing voter sebesar 19% yang sebagian besar pemilih milenial dan pemilih pemula.

‘’Strateginya adalah menggencarkan sosialisasi tentang program kerja dan visi-misi kita. Kita menggiatkan kampanye kreatif dengan konten yang menarik di media sosial, merangkul milenial, mengembangkan program ekonomi kreatif. Kita juga menggunakan selebgram dan youtuber,’’ tutur Idzi.

Untuk meraih suara di basis lawan, dia menyebutkan telah dilakukan kampanye secara masif dari pasangan calon, anggota legislatif, dan para tokoh partai pengusung maupun pendukung. Mereka bergerak bersama untuk menyapa dan memikat masyarakat.

Baca Juga  Polsek Namlea Bagi-Bagi Takjil

‘’Kita maksimalkan waktu yang tersisa mulai dari tatap muka dengan para tokoh, kelompok masyarakat hingga komunitas,’’ bebernya.

Kami tahu di mana celah yang bisa kita ambil, terutama di kalangan milenial dan daya jangkauannya juga sangat besar,’’ terang Idzi.

Beragam strategi pun telah dijalankan, salah satunya dengan mengoptimalkan kampanye melalui medsos.

‘’Satu lagi, kita melakukan kampanye di medsos tanpa harus dibuat-buat, natural saja,” ujarnya. (red)