Zulfahri Abdullah Ajak Masyarakat Tolak Politik Uang

oleh -42 views
Link Banner

Porostimur.com | Sanana: Pilkada Serentak 9 Desember 2020 tinggal menghitung hari.

Sudah sebulan lebih ini para pasangan calon (paslon) turun berkampanye di tengah masyarakat.

Khusus paslon yang akan bertarung di Pilkada Kepulauan Sula, kampanye dialogis yang sudah digelar mendapat berbagai tanggapan beragam dari masyarakat.

Namun walaupun semua paslon sudah beradu visi dan misi, program, ide dan gagasan, ada saja sekelompok masyarakat yang skeptis.

Mereka memilih untuk menjadi pemilih pragmatis dan menunggu ‘serangan fajar’ dari dari paslon.

Tapi bagi paslon Zulfahri Abdullah – Ismail Umasugi (ZADI-IMAM) sudah bertekad tak akan melakukan money politic menjelang pesta demokrasi 9 Desember nanti.

Juru Bicara Tim Kampanye ZADI-IMAM, Kuswandi Buamona kepada Porostimur.com, mengutarakan bahwa paslon ini anti dengan yang namanya politik uang.

Baca Juga  Desember 2020 Maluku Alami Deflasi 0,07 Persen

“Aturannya sudah jelas bahwa politik uang itu dilarang. Kita harus memberi pelajaran politik yang baik kepada masyarakat pemilih,” kata dia.

Bawaslu Kepulauan Sula sebagai pengadil pilkada harus berani menindak tegas setiap praktik-praktik politik uang.

Jika ada paslon yang kedapatan melakukan hal itu, jangan sungkam-sungkam dikenakan sanksi.

“Paslon ZADI-IMAM akan memenangkan hati rakyat dengan visi-misi dan program unggulan bagi kesejahteraan masyarakat Kepuluan Sula,” kata advocat muda ini.

Sementara itu, Zulfahri Abdullah belum lama ini dalam kampanye dialogis di Desa Dofa, Kecamatan Mangoli Utara, mengajak masyarakat untuk menolak politik uang.

Kalau memang terpaksa, uangnya diambil tapi jangan pilih calonnya. “Itu cara supaya calon tersebut kalah dua kali, kalah (habis) uang dan kalah pada pilkada,” katanya.

Baca Juga  29 Pejabat Kota Ambon Ikut Seleksi Terbuka Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Jangan hanya lembaran rupiah yang nominalnya tak banyak masyarakat mengorbankan masa depan Kepuluan Sula.

“Kami bertekad supaya APDB Kepuluan Sula diperuntukkan bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar dia. (red)