Melki, yang juga menjabat Gubernur Nusa Tenggara Timur, menyebut anggota Fraksi Partai Golkar di DPRD memiliki posisi strategis dalam menjaga sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap partai.
Karena itu, kinerja anggota fraksi harus mencerminkan keberpihakan terhadap kepentingan rakyat, terutama dalam mendorong pembangunan daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menciptakan lapangan kerja, serta mewujudkan pemerataan pembangunan di kawasan Indonesia Timur.
Menurutnya, kemenangan dalam kontestasi politik tidak cukup hanya mengandalkan kekuatan struktur organisasi ataupun popularitas. Partai harus mampu membangun kedekatan dengan masyarakat, memperkuat konsolidasi kader, dan menghadirkan solusi atas persoalan yang dihadapi rakyat.
“Pemenangan pemilu tidak bisa hanya mengandalkan kekuatan struktur organisasi atau popularitas semata. Kemenangan harus dibangun melalui kerja nyata, kedekatan dengan masyarakat, konsolidasi kader, dan kemampuan menjawab persoalan rakyat. Anggota Fraksi Partai Golkar harus menjadi contoh bahwa politik adalah jalan pengabdian,” tegas Melki.
Pesan tersebut menjadi penekanan bahwa peran anggota legislatif tidak berhenti pada aktivitas politik dan kelembagaan, tetapi juga harus diwujudkan melalui pelayanan publik serta perjuangan terhadap aspirasi masyarakat.




