Porostimur.com, London – Kandidat Perdana Menteri Inggris Liz Truss melancarkan serangan terhadap pekerja. Ia mengatakan, buruh butuh kerja keras lebih jika negara itu ingin tumbuh.
Dalam sebuah rekaman yang bocor, seperti diterbitkan oleh Guardian, Truss menyinggung orang Inggris tidak memiliki keterampilan dan ketekunan dibanding pekerja dari negara lain, termasuk China. Dia juga menyebut ada perbedaaan antara buruh London dan negara lain.
Partai Buruh mengecam salah satu elit Partai Konservatif itu. Pernyataan Truss dinilai sangat menyinggung dan secara tidak langsung menganggap buruh di Inggris malas.
Liz Truss menolak untuk mengkomentari bocoran audionya. Dia mengatakan saat debat calon perdana menteri bahwa dia tidak tahu menahu soal kutipan itu.
“Tetapi poin yang selalu saya sampaikan adalah apa yang kita butuhkan di negara ini adalah produktivitas yang lebih tinggi di seluruh negeri dan kita membutuhkan lebih banyak pertumbuhan ekonomi,” kata Truss dikutip dari Mirror, Rabu, 17 Agustus 2022.
Adapun rekaman itu dibuat saat Truss menjabat sebagai Kepala Sekretaris Departemen Keuangan, jabatan yang dipegangnya antara 2017 dan 2019. Sebelumnya, Truss juga pernah mengundang kemarahan publik saat buku yang diterbitkannya pada 2012 menyinggung buruh Inggris pemalas.




