Houthi Bantah Serang Pembangkit Listrik Madinah, Saudi Sebut Upaya Targetkan Masjid Nabawi

oleh -13 Dilihat
Kelompok Houthi di Yaman membantah tuduhan bahwa mereka menargetkan pembangkit listrik atau fasilitas distribusi listrik di Kota Madinah, Arab Saudi.

Porostimur.com, Sanaa – Kelompok Houthi di Yaman membantah tuduhan bahwa mereka menargetkan pembangkit listrik atau fasilitas distribusi listrik di Kota Madinah, Arab Saudi.

Bantahan itu disampaikan setelah koalisi pimpinan Arab Saudi menuduh Houthi menyerang gardu distribusi listrik Taibah yang disebut memasok kebutuhan listrik untuk kawasan Masjid Nabawi.

Pejabat senior Houthi menyebut tuduhan tersebut sebagai “kebohongan” yang dinilai bertujuan merusak citra kelompoknya.

Juru bicara koalisi Saudi, Mayor Jenderal Turki al-Maliki, sebelumnya menuduh Houthi melancarkan serangan terhadap gardu distribusi listrik Taibah di Madinah pada awal pekan ini.

Al-Maliki menyebut serangan tersebut sebagai “tindakan teroris pengecut” dan menudingnya sebagai bagian dari upaya Houthi menargetkan Dua Masjid Suci.

Baca Juga  Diduga Curi Kalung Emas di Wainitu, Personel Polda Maluku Ditahan Propam

Houthi Sebut Tuduhan Saudi sebagai Kebohongan

Tuduhan terhadap Houthi bukan kali pertama muncul terkait dugaan serangan ke kota-kota suci di Arab Saudi.

Pada pertengahan September, Riyadh juga menuduh Houthi meluncurkan pesawat nirawak atau drone menuju Kota Mekkah.

Pihak Saudi menyatakan drone tersebut berhasil dicegat dan dihancurkan.

Pemimpin Houthi, Abdel-Malik al-Houthi, kemudian membantah tuduhan tersebut. Dalam pidato yang disiarkan televisi, ia menyebut klaim Saudi sebagai “kebohongan keji” dan menuduh Riyadh menggunakan informasi yang disebutnya tidak benar untuk kepentingan politik.

No More Posts Available.

No more pages to load.