Porostimur.com, Teheran – Angkatan Darat Iran mengerahkan lebih dari 50 unit tempur dan pendukung di sepanjang perbatasan negara itu untuk memperkuat pertahanan wilayah dan mengantisipasi kemungkinan agresi lanjutan dari Amerika Serikat (AS) dan Israel.
Komandan Angkatan Darat Iran, Brigadir Jenderal Ali Jahanshahi, mengungkapkan pengerahan tersebut mencakup sejumlah kawasan strategis, mulai dari barat laut, barat, barat daya, timur, hingga tenggara Iran, termasuk wilayah pesisir Makran.
Dalam wawancara dengan kantor berita Fars yang diterbitkan pada Sabtu, Jahanshahi menjelaskan bahwa operasi pengerahan pasukan melibatkan perjalanan darat dengan total jarak lebih dari sembilan juta kilometer. Pengangkutan amunisi dan peralatan militer juga dilakukan menggunakan kendaraan berat.
Dikutip dari Press TV, Jahanshahi menyebut kesiapan Angkatan Darat Iran dalam konflik selama 40 hari pada awal 2026 merupakan hasil evaluasi dan pembenahan pertahanan setelah perang sebelumnya pada Juni 2025.
Langkah tersebut mencakup revisi rencana operasi, perubahan formasi tempur, serta peningkatan kelengkapan persenjataan dengan teknologi presisi tinggi, sistem senjata pintar, dan teknologi berbasis jaringan.









