Antrean BBM Mengular di Ambon, GMKI Pertanyakan Klaim Stok Aman: “Aman di Mana?”

oleh -131 Dilihat
Ketua Cabang GMKI Ambon Renno L. Z. Patty, menilai antrean panjang tersebut tidak bisa lagi dianggap sebagai persoalan teknis biasa. Sebab, dampaknya mulai merembet langsung ke aktivitas ekonomi dan kehidupan masyarakat.

Porostimur.com, Ambon – Antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU di Kota Ambon kembali mengular. Di tengah klaim pemerintah bahwa stok BBM nasional berada dalam kondisi aman, masyarakat justru harus menghabiskan waktu berjam-jam untuk mendapatkan bahan bakar.

Kondisi ini mendapat sorotan keras dari Badan Pengurus Cabang (BPC) Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Ambon.

Ketua Cabang GMKI Ambon Renno L. Z. Patty, menilai antrean panjang tersebut tidak bisa lagi dianggap sebagai persoalan teknis biasa. Sebab, dampaknya mulai merembet langsung ke aktivitas ekonomi dan kehidupan masyarakat.

GMKI meminta Pemerintah Provinsi Maluku bersama Pertamina Patra Niaga segera memberikan penjelasan terbuka mengenai penyebab antrean, kondisi pasokan, pola distribusi, hingga pengawasan BBM di Kota Ambon.

Menurut Renno, berdasarkan pantauan GMKI, antrean kendaraan roda dua maupun roda empat di sejumlah SPBU bahkan mengular hingga ratusan meter dan telah terjadi sejak sekitar pukul 05.00 WIT.

Baca Juga  Watubun Minta Pinjaman SMI Rp174 Miliar Dibagi Merata ke 11 Kabupaten/Kota di Maluku

“Jangan sampai antrean BBM ini dinormalisasi seolah-olah masyarakat memang harus menghabiskan waktu berjam-jam di SPBU. Di lapangan ada orang yang harus bekerja, ada anak sekolah yang terlambat, ada pengemudi ojek online yang kehilangan waktu mencari nafkah. Ini bukan sekadar soal bensin, tetapi sudah menyentuh aktivitas ekonomi masyarakat,” ujar Renno, Kamis (13/8/2026).

No More Posts Available.

No more pages to load.