Porostimur.com, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, meminta pemerintah daerah (pemda) bersama PT PLN (Persero) terus mengidentifikasi desa, dusun, dan rumah tangga yang belum menikmati akses listrik secara memadai. Pemerintah menargetkan seluruh desa di Indonesia mendapatkan akses listrik pada 2029–2030.
Permintaan tersebut disampaikan Bahlil saat meninjau pelaksanaan Program Listrik Desa (Lisdes) dan rumah tangga penerima Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) di Desa Muara Baru, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, Kamis (15/10).
Dalam kunjungan itu, Bahlil meninjau pembangunan tiang dan gardu distribusi listrik, menyalakan kWh meter, serta berdialog dengan warga penerima manfaat. Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Dusun Prau Bosok, tempat pemerintah membangun infrastruktur untuk meningkatkan kualitas pasokan listrik bagi masyarakat.
Di wilayah pesisir tersebut, jaringan listrik sebenarnya telah tersedia sejak lama. Namun, tegangan yang rendah membuat aliran listrik belum optimal. Sejumlah keluarga bahkan masih mengandalkan sambungan listrik dari rumah tetangga karena belum memiliki sambungan sendiri.









