Bupati Kepulauan Sula Resmikan Listrik 24 Jam di Pulau Mangole.

oleh -128 views
Link Banner

[carousel_slide id=’12211′]

Porostimur.com | Dofa: Bupati Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Hendrata Thes, Rabu (14/8) siang tadi, meresmikan beroperasinya listrik 24 jam di Kecamatan Mangoli Utara dan Kecamatan Mangoli Barat.

Peresmian yang dipusatkan di Desa Dofa ini, juga dihadiri di Menejer Pembangkitan Perusahan Listrik Negara (PLN) Samsul Gaus dan Pembina Serikat Kerja UP3 PLN Ternate, Junaidi Ishak.

Dalam sambutannya Bupati Kabupaten Kepulauan Sula menyampaikan bahwa, pemerintah daerah tidak henti-hentinya melakukan koordinasi dengan pihak PLN di Ternate, Ambon dan tingkat pusat di Jakarta untuk melakukan terobosan pembangunan infrastuktur kelistrikan di Kabupaten Kepulauan Sula.

Link Banner

“karena ini adalah instuksi Perisiden kepada Mentri ESDM terkait listing pedesaan. Di desa yang sulit tranmisi listrik akan diberikan bantuan listing tenaga surya”. ujar Hendrata.

Baca Juga  Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Namrole Pulau Buru
Hendrata Thes. Bupati Kepulauan Sula

Hendrata melanjutkan, listrik bukan saja soal penerangan, namun listrik sangat berkontribusi bagi kualitas hidup manusia. Misalnya di malam hari anak-anak bisa belajar dan ibu-ibu rumah tangga dapat menciptakan usaha untuk meningkatkan ekonomi.

Ketua Koni Kepsul ini mengatakan, dengan adanya listrik, anak-anak dapat belajar sehingga dengan itu, sumber daya manusia Sula di masa akan datang menjadi lebih cerdas.

Hendrata berjanji dalam waktu dekat, seluruh kecamatan yang ada di Pulau Mangoli akan diresmikan listrik 24 jam.

“Dalam waktu dekat. Bulan sepuluh atau sebelas seluruh pulau Mangole akan terang 24 jam”, ujarnya.

Sementara itu Manejer Pembangkitan Samsul Gaus dalam sambutannya menyampaikan, pihaknya akan selalu membantu masarakat dalam hal kemajuan dalam aspek kelistrikan, asalkan masarakat juga membantu PLN.

Baca Juga  Prakiraan Cuaca Ambon hari ini, Sabtu 22 Agustus 2020

“Misalnya dalam pembangunan jaringan listrik, masarakat harus merelakan sebagian tanamannya ditebang untuk kelancaran jaringan listrik”, pintanya. (if/raka)