Mulai dari fasilitas, pelayanan peserta, hingga koordinasi antarpihak terus diperiksa dan dioptimalkan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan tanpa kendala.
“Persiapan terus kita lakukan sampai pelaksanaan nanti. Kita ingin seluruh kebutuhan para delegasi dapat terlayani dengan baik dan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar,” katanya.
Rakernas XII JKPI diperkirakan akan menghadirkan lebih dari 800 peserta di Kota Ternate. Jumlah tersebut dipandang bukan hanya sebagai tantangan penyelenggaraan, tetapi juga peluang untuk menggerakkan perekonomian daerah.
Meningkatnya aktivitas selama Rakernas diharapkan memberikan dampak langsung maupun tidak langsung bagi pelaku usaha lokal, mulai dari sektor transportasi, perhotelan dan akomodasi, kuliner, jasa hingga usaha masyarakat lainnya.
Karena itu, Pemkot Ternate berharap momentum tersebut tidak berhenti sebagai agenda organisasi, tetapi ikut menghadirkan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Bukan Sekadar Rakernas, Ternate Promosikan Sejarah Kota Rempah
Di balik agenda organisasi, Rakernas XII JKPI juga menjadi panggung bagi Ternate untuk memperkenalkan kekayaan sejarah dan kebudayaannya kepada para tamu dari berbagai daerah di Indonesia.
Sebagai Kota Rempah, Ternate memiliki jejak sejarah panjang yang tidak terpisahkan dari perjalanan perdagangan rempah dan perjumpaan berbagai bangsa di kawasan Maluku.








