Dugaan Korupsi Pengadaan Seragam Sekolah Rp5 Miliar di Halsel, Polisi Segera Panggil Kadis Pendidikan

oleh -142 Dilihat
Penyidik Unit III Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara, segera menjadwalkan pemeriksaan terhadap Kepala Dinas Pendidikan Halmahera Selatan, Siti Khadijah, terkait penyelidikan dugaan penyimpangan pengadaan perlengkapan siswa tahun anggaran 2024 dengan nilai anggaran mencapai Rp5 miliar.

Pemanggilan tersebut belum berarti bahwa pihak yang bersangkutan telah terbukti melakukan tindak pidana. Penyidik masih harus mengumpulkan keterangan dan alat bukti untuk menentukan apakah terdapat unsur pelanggaran hukum dalam kegiatan tersebut.

Anggaran Rp5 Miliar, Jenis dan Penyaluran Perlengkapan Siswa Dipertanyakan

Berdasarkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun Anggaran 2024, Dinas Pendidikan Halmahera Selatan mengalokasikan anggaran sebesar Rp5 miliar untuk kegiatan belanja perlengkapan siswa.

Namun, berdasarkan informasi awal yang dihimpun, realisasi kegiatan tersebut diduga tidak sebanding dengan besarnya anggaran yang dialokasikan.

Perlengkapan yang disebut terealisasi diduga hanya berupa baju koko, sedangkan item lain, termasuk sepatu sekolah, dipertanyakan realisasi dan penyalurannya kepada penerima manfaat.

Selain jenis barang, cakupan penerima bantuan juga menjadi sorotan. Informasi yang diperoleh menyebutkan bantuan diduga hanya disalurkan kepada sebagian siswa, yakni siswa kelas I sekolah dasar (SD), sementara siswa pada kelas atau jenjang lainnya diduga tidak menerima bantuan serupa.

Baca Juga  Kapolres Halsel Tegaskan Polri Harus Hadir di Tengah Masyarakat, Kapolsek Diminta Proaktif

Sumber yang dihimpun juga menyebutkan bahwa dokumen anggaran tersebut tidak menguraikan secara rinci jenis, jumlah, dan spesifikasi perlengkapan siswa yang akan diadakan.

No More Posts Available.

No more pages to load.