Fraksi NasDem, kata Kelilauw, mendorong Pemprov Maluku memperkuat koordinasi dan advokasi kepada pemerintah pusat serta penyelenggara telekomunikasi untuk memperluas infrastruktur jaringan.
Upaya tersebut, lanjutnya, harus dibarengi dengan peningkatan kualitas layanan, pemerataan akses internet antarpulau serta keterjangkauan biaya bagi masyarakat.
“Jangan sampai masyarakat Maluku membayar lebih mahal, hanya karena mereka hidup di wilayah kepulauan,” ujarnya.
Jalan dan Jembatan Harus Buka Keterisolasian
Selain konektivitas digital, Kelilauw menekankan pentingnya pembangunan dan pemeliharaan jalan serta jembatan sebagai bagian dari strategi pembangunan Maluku.
Menurutnya, infrastruktur jalan yang memadai berperan penting dalam memperlancar mobilitas masyarakat, distribusi barang serta membuka akses wilayah yang selama ini masih menghadapi keterisolasian.
Ia meminta perhatian khusus terhadap ruas-ruas jalan yang menjadi kewenangan Pemprov Maluku, terutama di Kabupaten Buru dan Kabupaten Buru Selatan.
Kelilauw menilai penanganan infrastruktur jalan harus dilakukan berdasarkan pemetaan kebutuhan dan skala prioritas. Tingkat kerusakan, urgensi penanganan serta jumlah masyarakat yang dilayani harus menjadi pertimbangan dalam menentukan prioritas pembangunan.











