Tekanan Efisiensi Anggaran
Dalam kesempatan itu, James juga mengungkapkan bahwa seluruh kepala daerah saat ini mendapat arahan dari pemerintah pusat untuk melakukan efisiensi anggaran. Kondisi ini, kata dia, harus menjadi perhatian serius seluruh OPD dalam menyusun program kerja.
“Belanja harus mengacu pada kemampuan keuangan yang ada. Tidak boleh membuat defisit APBD 2027, sehingga ekonomi bisa produktif dalam mendorong pembangunan sesuai prioritas, seperti pengembangan SDM dan pengentasan kemiskinan,” tegasnya.
Ia menekankan pentingnya kedisiplinan fiskal agar pembangunan tetap berjalan tanpa membebani keuangan daerah di masa depan.
Dorong OPD Lebih Proaktif
Selain itu, Bupati James mengingatkan pimpinan OPD agar tidak bersikap pasif di tengah keterbatasan anggaran. Ia mendorong seluruh perangkat daerah untuk lebih aktif membangun komunikasi dengan pemerintah provinsi maupun kementerian guna mencari peluang dukungan program.
“Jangan berdiam diri lalu setiap hari mengeluh. Dalam kondisi sulit pun, gaji tetap dibayarkan. Tidak ada alasan untuk malas bekerja,” katanya.
Ia juga menyinggung bahwa meski Tunjangan Hari Raya (THR) bagi ASN telah dibayarkan, masih terdapat sejumlah kewajiban yang belum terselesaikan, seperti THR bagi PPPK, siltap aparatur desa, serta tunggakan honor di Dinas Sosial.









