Porostimur.com, Tobelo — Aktivitas vulkanik Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, kembali meningkat. Gunung api tersebut erupsi pada Kamis (9/4/2026) pukul 09.48 WIT, menambah deretan letusan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Berdasarkan data Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, dalam sepekan terakhir Gunung Dukono tercatat telah mengalami 12 kali erupsi.
Kolom Abu Capai 400 Meter
Dalam laporan resmi, tinggi kolom abu teramati mencapai sekitar 400 meter di atas puncak atau 1.487 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal, bergerak ke arah timur dan tenggara. Hingga laporan ini disusun, erupsi masih berlangsung.
Aktivitas Seismik Masih Tinggi
PVMBG mencatat aktivitas kegempaan yang cukup signifikan dalam periode pengamatan 9 April 2026 pukul 00.00–23.59 WIT.
Tercatat sebanyak 61 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 6–34 milimeter dan durasi 34,63–80,9 detik. Selain itu, terjadi 7 kali gempa tektonik jauh serta 1 kali gempa tremor menerus.
Status Gunung Dukono saat ini berada pada Level II atau Waspada.
Warga Diminta Jauhi Radius 4 Kilometer
Seiring dengan peningkatan aktivitas tersebut, PVMBG mengimbau masyarakat, termasuk pengunjung dan wisatawan, untuk tidak beraktivitas, mendaki, maupun mendekati Kawah Malupang Warirang dalam radius 4 kilometer.









