HARITA Nickel Berikan Seribu Unit Alat Tes Covid Antigen Ke Rumkit Bhayangkara TK IV Ternate

oleh -28 views
Link Banner

PERUSAHAAN pertambangan dan hilirisasi yang beroperasi di Pulau Obi, HARITA Nickel kembali mendukung program pencegahan dan penanganan pandemi covid 19 dengan menyalurkan seribu unit alat uji usap cepat antigen. Kali ini, dukungan diberikan kepada Rumah Sakit Bhayangkara TK IV Ternate dan diterima langsung oleh Kepala Bidang Dokter dan Kesehatan Polda Maluku Utara (Malut) AKBP dr. Mintarya Suryanto pada Selasa (24/8) lalu.

Mintarya saat menerima seribu alat uji usap antigen menyampaikan bahwa alat tes cepat tersebut akan digunakan untuk melakukan pelacakan (tracing) dan pengujian (testing) virus covid 19 di lingkungan Polda Malut dan keluarga serta masyarakat umum. Kebutuhan akan alat uji ini sangat besar dan ketersediaan dari pemerintah masih kurang.

“Dukungan dari HARITA ini sangat membantu dalam upaya pencegahan dan penanggulangan covid 19. Ini akan kami gunakan untuk melakukan tracing dan testing kepada anggota Polri dan keluarganya maupun masyarakat umum yang membutuhkan pemeriksaaan. Kebutuhan yang sangat tinggi dan keterbatasan jumlah alat uji antigen membuat dukungan ini menjadi sangat berarti bagi kami,” ungkap Mintarya yang sangat berterima kasih atas kepedulian HARITA terhadap penanganan pandemi, khususnya di Malut.

Baca Juga  Tim SAR Tutup Operasi Pencarian Warga Ibu yang Hanyut di Sungai Togola

Seribu alat antigen diserahkan langsung oleh Direktur Utama Trimegah Bangun Persada Donald J Hermanus yang mewakili manajemen HARITA Nickel. Donald mengatakan pemberian alat tersebut merupakan bagian dari program HARITA Berbagi. Donald berharap, upaya bersama dalam melawan pandemi covid 19 ini harus dilakukan oleh semua pihak.

“Alat uji cepat ini sangat bermanfaat dalam mendeteksi virus covid 19, sehingga bagi mereka yang terpapar dapat langsung melakukan upaya isolasi dan juga penanganan kesehatan lebih dini. Dengan dukungan ini pula, diharapkan dapat memperlancar tugas kepolisian dalam melayani dan mengayomi masyarakat,” ungkap Donald.
Salurkan Paket Sembako

Selain memberikan alat uji usap cepat antigen, HARITA Nickel juga menyalurkan ratusan paket sembako melalui Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Malut dan Polda Malut. Dukungan paket sembako melalui BIN langsung diterima oleh kepala Badan Intelijen Daerah (Kabinda) Maluku Utara Brigjen (Mar) Imam Sopingi. Begitu pula dengan Polda Malut, Kapolda Malut Irjen Pol Risyapudin Nursin langsung menerima dan menyampaikan akan menyalurkan dukungan sembako kepada yang membutuhkan.

Baca Juga  Asal Mula Sholat Jumat

Saat menerima dukungan paket sembako yang diperuntukkan bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya yang terdampak covid 19, baik Kabinda maupun Kapolda Malut mengucapkan terima kasih atas komitmen HARITA dalam menangani pandemi dan membantu warga terdampak.

“Semoga berbagai upaya ini dapat mempercepat Maluku Utara terbebas dari pandemi covid 19. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu HARITA dalam program HARITA Berbagi ini. Mari kita tetap disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan, pakai masker dan jaga jarak saat beraktivitas,” tutup Donald.

Tentang HARITA Nickel

HARITA Nickel merupakan bagian dari HARITA Group yang beroperasi di Pulau Obi, Halmahera Selatan, Maluku Utara. HARITA Nickel memiliki IUP Pertambangan dan juga pabrik peleburan (smelter) serta pemurnian (refinery) nikel yang terintegrasi di Obi. Komitmen HARITA Nickel dalam hilirisasi sumber daya alam ditunjukkan dengan beroperasinya smelter Megah Surya Pertiwi (MSP) sejak 2016 dengan memanfaatkan potensi nikel yang dikelola oleh Trimegah Bangun Persada (TBP) dan Gane Permai Sentosa (GPS) yang semuanya terletak di Pulau Obi.

Baca Juga  SMAN 13 Ambon Serahkan 5 Hewan Kurban

Melalui Halmahera Persada Lygend (HPAL), Harita Nickel melakukan pengolahan dan pemurnian nikel dengan teknologi hidrometalurgi High Pressure Acid Leach (HPAL). Teknologi HPAL mampu mengolah nikel kadar rendah yang selama ini tidak diolah menjadi produk Mixed Hydroxide Precipitate (MHP). Dengan proses berikutnya dapat diolah menjadi Nikel Sulfat (NiSO4) dan Kobalt Sulfat (CoSO4) yang merupakan bahan baku baterai kendaraan listrik. Teknologi ini merupakan yang pertama di Indonesia. (Adv)