Meski demikian, IMM menegaskan bahwa dukungan terhadap kunjungan Menteri ESDM tidak berarti menghilangkan sikap kritis organisasi kepemudaan.
Menurut Sadam, dukungan tersebut justru merupakan bentuk kedewasaan dalam membangun komunikasi yang konstruktif sekaligus mengawal agar setiap kebijakan pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Maluku.
Blok Masela Jadi Peluang Besar
Sementara itu, Sekretaris Umum IMM Kota Ambon, Sandi Tuhuteru, menilai rencana groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela menjadi momentum penting bagi percepatan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi Maluku.
Ia mengatakan proyek migas tersebut diyakini akan memberikan efek berganda terhadap perekonomian daerah, mulai dari meningkatnya investasi, terbukanya lapangan kerja, hingga tumbuhnya berbagai sektor usaha pendukung.
Menurutnya, penetapan jadwal groundbreaking oleh Presiden Republik Indonesia menunjukkan keseriusan pemerintah pusat dalam mendukung pengembangan sektor minyak dan gas bumi di Maluku.
“Ini bukti nyata negara memberikan dukungan penuh kepada Pemerintah Provinsi Maluku untuk memulai pembangunan Blok Masela. Kepercayaan besar ini harus kita jaga bersama sebagai sebuah amanah,” katanya.
Bedakan Agenda Menteri dan Ketua Umum Golkar
Tuhuteru juga mengingatkan masyarakat agar tidak mencampuradukkan agenda kunjungan Bahlil Lahadalia di Kota Ambon.










