Porostimur.com, Teheran – Iran menegaskan tidak gentar menghadapi ancaman serangan Amerika Serikat (AS), termasuk kemungkinan penggunaan bom GBU-43/B Massive Ordnance Air Blast (MOAB) yang dijuluki Mother of All Bombs atau “Ibu dari Segala Bom”.
Teheran menilai kekuatan rudal Iran justru menjadi faktor penentu yang mengubah keseimbangan strategis dalam konfrontasi dengan Washington. Di sisi lain, penggunaan kekuatan militer oleh AS disebut berisiko menimbulkan kerugian ekonomi, merusak reputasi internasional, dan memperburuk perhitungan politik pemerintahan Presiden Donald Trump.
Sikap tersebut disampaikan Penjabat Menteri Pertahanan Iran, Brigadir Jenderal Majid Ebn-e-Reza, melalui pernyataan di platform X pada Sabtu. Ia menanggapi laporan mengenai kemungkinan Washington melancarkan serangan tambahan terhadap sejumlah fasilitas strategis Iran.
“Nama dan ukuran bom tidaklah penting! Bom-bom Anda justru akan meledak di tempat lain; yakni pada reputasi global Anda, ekonomi AS, bahkan perhitungan elektoral Anda!” tulis Ebn-e-Reza, sebagaimana dilansir Press TV, Minggu (18/10/2026).
Ia menegaskan bahwa kemampuan rudal Iran telah mengubah persamaan dalam konfrontasi tersebut dan memaksa Washington menghadapi situasi strategis yang berbeda.










