Porostimur.com, Tel Aviv – Israel telah memberi Ukraina data intelijen tentang pesawat tak berawak (drone) Iran yang digunakan Rusia dalam invasinya.
Hal itu diungkap New York Times dalam laporannya yang mengutip seorang pejabat senior Israel. Menurut laporan itu, yang dilansir Jerusalem Post, Jumat (14/10/2022), sebuah perusahaan swasta Israel juga memberikan citra satelit kepada Ukraina tentang posisi pasukan Rusia.
Pejabat Ukraina, Amerika Serikat, dan Inggris mengonfirmasi bahwa pasukan Rusia telah menggunakan beberapa varian drone Iran dalam kampanye militernya di Ukraina setidaknya sejak Agustus.
Secara khusus, Moskow telah menggunakan drone kamikaze Shahed-136. Namun, menurut intelijen Inggris, kinerja kendaraan udara tak berawak (UAV) Iran itu buruk.
“UAV ini lambat dan terbang di ketinggian rendah, membuat satu-satunya pesawat mudah ditargetkan menggunakan pertahanan udara konvensional,” kata Kementerian Pertahanan Inggris.
“[Tetapi] ada kemungkinan nyata bahwa Rusia telah mencapai beberapa keberhasilan dalam serangannya dengan beberapa UAV secara bersamaan.”
Ketegangan diplomatik telah meningkat antara Ukraina dan Iran atas pasokan pesawat tak berawak ke Rusia, menyebabkan akreditasi duta besar untuk Kiev ditarik dan misi diplomatik berkurang.




