Jelang Hari Guru, Para Guru di SD Alhilaal Uwe Merasa Dianak Tirikan

oleh -236 views
Link Banner

Porostimur.com – Piru: Dalam rangka memperingati Hari Guru yang jatuh pada tanggal 25 November 2021, berbagai macam penghargaan bagi para pahlawan tanpa tanda jasa yang mengabdikan hidupnya demi mencerdaskan bangsa.

Namun sayangnya, hal yang sama tidak dialami oleh para guru yang mengajar di SD Alhilaal, Dusun Uwe, Desa Masawo, Kecamatan Kepulauan Manipa, Kabupaten Seram Bagian Barat yang terletak di daerah terpencil, di bagian belakang pulau Manipa.

Kepala Sekolah SD Alhilaal, Dusun Uwe, La Noho mengeluhkan nasib guru yang selama ini setia menemaninya di SD Alhilaal.

Kepada wartawan porostimur.com, Rabu (24/11/2021), dia menuturkan bahwa tenaga pengajar di SD Alhilaal Uwe yang sudah menjadi Pegawai Negeri Sipil berjumlah 2 orang dan 8 orang masih berstatus guru honor.

“Yang menjadi permasalahan di SD Alhilaal Uwe, insentif guru untuk daerah terpencil dan terbelakang sama sekali mereka tidak mendapatkannya,” ujar La Noho.

Baca Juga  FSTK Universitas Hein Namotemo Kembali Gelar Judicium

Noho mengatakan, dia sudah berusaha, agar bagaimana tenaga pengajar di SD Alhilaal bisa mendapatkan insentif penunjang bagi guru-gurunya, tapi belum juga terjawab oleh pemerintah, khususnya pemerintah Kabupaten SBB.

Noho sangat mengharapkan agar Dinas Pendidikan dapat melakukan pendataan sekolah dengan benar, terutama di daerah terpencil lagi terbelakang.

“Seharusnya pemerintah bisa mendata SD Alhilaal Uwe, karena memang disini benar-benar daerah terpencil lagi terbelakang. Maka dari itu kiranya Bupati SBB selaku pemimpin beserta Dinas Pendidikan lebih memperhatikan anak-anak yang akan menjadi penerus bangsa terutama guru pengajar, apalagi di sini ada guru kontrak yang bersedia mengajar sekalipun gaji masih menjadi tanda tanya buat mereka,” keluhnya.

Baca Juga  Duduk Bakumpul Bacerita Kamtibmas, Kapolda Maluku Serap Aspirasi Warga

Noho menambahkan, untuk buku-buku bacaan, buku pelajaran dan untuk menunjang guru dalam menjalankan tugas, seperti laptop, dan jaringan internet seperti di sekolah – sekolah juga belum ada

“Semoga pemerintah kabupaten dan Dinas Pendidikan SBB, bisa mewujudkan impian kami di SD Alhilaal Uwe,” harapnya. (kahar)