Namun kedepan, pemerintah sadar bahwa keberadaan bahasa yang masih banyak penuturnya juga perlu mendapat perhatian agar kepunahan bahasa tidak akan terjadi
“Seperti kata pepatah, siapkan payung sebelum hujan. Oleh karena itu, bahasa Kei menjadi target Revitalisasi Bahasa Daerah di Maluku salah satu dari lima kabupaten yang menjadi target Revitalisasi Bahasa Daerah di Maluku adalah kabupaten Maluku Tenggara,” ujarnya.
Bupati Thaher juga menjelaskan, revitalisasi ini juga marupakan program merdeka belajar yang digaungkan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Jadi, program ini dirancang untuk memerdekakan pembelajaran anak, apalagi terkait pembelajaran budaya yang pasti dianggap kolot atau kuno pada
generasi milenial.
“Saya merasa bangga karena program sebesar ini telah melibatkan anak-anak generasi Milenial yang ada di Maluku Tenggara. Saya yakin proses pembelajaran selama sebulan yang dilakukan para guru utama di sekolah pasti telah berdampak besar bagi sekolah dan siswa. Selain itu, program ini secara tidak langsung membantu pemerintah dacrah khususnya Maluku Tenggara utuk terus melestarikan bahasa Kci Program revitalisavi 1 dapat memotivasi program lai baik dari pemerintah Maluku Tenggara termasuk OPD untuk mengusung program-program yang dapat melestarikan bahasa Kei, seperti pembuatan regulasi penggunaan bahasa Kes dan pembuatan muatan lokal berbahasa Kei,” papar Hanubun.









