Menurutnya, Pesparawi tidak hanya menjadi ajang perlombaan paduan suara gerejawi, tetapi juga wadah pembinaan iman, pengembangan talenta, dan mempererat persaudaraan umat Kristen di Kabupaten Pulau Morotai.
“Pesparawi bukan hanya ajang perlombaan paduan suara gerejawi, tetapi juga wadah pembinaan iman, pengembangan talenta, serta mempererat kebersamaan antarumat Kristen di Pulau Morotai. Karena itu, seluruh pihak perlu membangun komitmen dan bekerja sama agar pelaksanaannya berjalan sukses,” ujar Tiar.
Ia menambahkan, keberhasilan penyelenggaraan sangat bergantung pada kesiapan setiap kecamatan dalam membentuk dan membina kontingen sejak dini.
Melalui rakor tersebut, diharapkan proses rekrutmen peserta, pembinaan, hingga persiapan teknis dapat dilakukan secara terarah sesuai pedoman yang telah ditetapkan.
Optimistis Lahirkan Kontingen Berkualitas
Kemenag Pulau Morotai optimistis koordinasi yang terbangun antara Kemenag, LPPD, gereja, pemerintah kecamatan, dan seluruh pemangku kepentingan akan menjadi modal penting dalam menyukseskan Pesparawi II Tingkat Kabupaten Pulau Morotai Tahun 2026.
Selain melahirkan peserta yang berkualitas untuk mengikuti kompetisi, ajang tersebut juga diharapkan mampu memperkuat pelayanan gerejawi, semangat kebersamaan, dan persaudaraan umat Kristen di Kabupaten Pulau Morotai.










