Satgas Belum Punya Pos Permanen, Masih Menumpang Rumah Warga
Salah satu persoalan paling mendasar yang ditemukan adalah belum tersedianya Pos Penjagaan permanen bagi personel Satgas Pamputer.
Selama ini, para personel terpaksa menggunakan rumah milik warga sebagai tempat tinggal sekaligus menunjang pelaksanaan tugas pengamanan di Pulau Metimiarang.
Kondisi tersebut kini semakin mendesak karena pemilik rumah akan kembali menggunakan rumahnya. Artinya, personel Satgas yang selama ini menempati rumah tersebut harus segera berpindah dan membutuhkan tempat yang layak untuk melanjutkan tugas.
Bagi Anos, persoalan tersebut tidak bisa dipandang sebagai masalah fasilitas biasa.
Keberadaan pos penjagaan yang permanen dan layak merupakan bagian penting dari kesiapan personel yang ditempatkan untuk menjaga wilayah terluar dan perbatasan negara.
“Katong menempatkan prajurit di salah satu pulau terluar untuk menjaga wilayah negara, tetapi fasilitas dasar mereka masih sangat terbatas. Pos penjagaan permanen belum ada sehingga selama ini mereka harus menumpang di rumah masyarakat. Sekarang pemilik rumah akan menggunakan kembali rumahnya sehingga mereka harus pindah,” ujar Anos.
Menurutnya, negara harus memastikan penempatan personel di wilayah perbatasan diikuti dengan dukungan sarana dan prasarana yang memadai.









