Porostimur.com, Jakarta – Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Indonesia (Mapala UI) tidak hanya menjadikan alam sebagai ruang petualangan, tetapi juga sebagai pintu masuk untuk mendorong pengembangan pariwisata dan penguatan ekonomi masyarakat.
Semangat tersebut diwujudkan melalui dua kegiatan di Maluku dan Maluku Utara, yakni Ekspedisi Paralayang Fly The Spice Islands di Maluku Utara serta program pengabdian masyarakat Universitas Indonesia Membangun Nusa (UIMN) di Desa Wailulu, Maluku Tengah.
Ketua Mapala UI Salman Muzhaffar, mengatakan kedua kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mahasiswa menghubungkan aktivitas petualangan dengan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Kedua program ini menjadi representasi semangat bertualang anak muda sekaligus wujud kontribusi mahasiswa untuk masyarakat,” kata Salman di Jakarta, Minggu.
Terbang dari Gunung, Menyusuri Jejak Jalur Rempah
Melalui ekspedisi Fly The Spice Islands, sebanyak 10 anggota Mapala UI menjelajahi sejumlah kawasan pegunungan di Maluku Utara dengan menggabungkan aktivitas pendakian dan penerbangan paralayang.
Ekspedisi tersebut menyusuri jejak Jalur Rempah melalui penerbangan dari Gunung Gamalama, Gamkonora dan Woka.
Tim menggunakan metode hike and fly, yakni mendaki gunung terlebih dahulu sebelum melakukan penerbangan paralayang dari puncak.




