Monica Belluci di dalam film Spectre (2015). Foto: Dok. Ist
Penampilannya di serial televisi itu oun membuatnya makin keranjingan akting. Ia kembali tampil dalam film La Riffa yang disutradarai oleh Francesco Laudadio di tahun yang sama.
Wajah Belluci memang udah sering banget ngisi cover majalah, tapi tiba-tiba aja Roman Coppola dibuat salfok ketika ngelihat penampilannya di majalah Zoom. Gak pake lama, ia pun langsung bilang ke bapaknya, Francis Ford Coppola untuk ngajak Monica Belluci main film.
Mereka pun janjian ketemu di Los Angeles, barengan dengan jadwal pemotretannya di New York. Ia pun diyakinin buat gabung di proyek Bram Stoker’s Dracula (1992) bareng Gary Oldman, Winona Ryder sampai Keanu Reeves.
Tapi sayangnya kemampuan bahasa Inggrisnya masih jelek, jadi dia diminta tinggal dulu di LA sekalian les bahasa. Abis proyek itu beres ia pun milih balik ke Italia dan cuma ngambil proyek film-film di sana doang.
Penampilan Monica Belluci di film L’ultimo Capodanno (1998). Foto: Dok. Ist
Sampai akhirnya kariernya mulai stuck ia pindah ke Perancis pada 1995 dan ditawarin film The Appartment (1996) dan membuatnya benar-benar diapresiasi sebagai seorang aktris. Peran gadis seksi tapi begitu lekat padanya, khususnya saat ia tampil di Malena (2000).









