“Masyarakat diminta tidak panik maupun mengambil tindakan sendiri apabila menemukan orang atau kelompok yang mencurigakan. Setiap informasi mengenai keberadaan OTK agar segera dilaporkan kepada aparat kepolisian atau pemerintah desa setempat sehingga dapat ditindaklanjuti sesuai prosedur,” ujar Fiat.
Untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan keamanan susulan, masyarakat di sekitar kawasan tersebut juga diminta meningkatkan kewaspadaan.
Warga diimbau tidak beraktivitas maupun tinggal seorang diri di lokasi yang dianggap rawan serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Kepolisian bersama TNI, pemerintah desa dan masyarakat setempat terus melakukan koordinasi untuk menjaga situasi keamanan di kawasan Trans Waleh SP II tetap kondusif.
(red/ts)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com









