Ia menegaskan, Pemkot Ambon tidak ingin menjadikan penghargaan tersebut sebagai titik akhir.
Sebaliknya, capaian itu akan menjadi dorongan untuk memperluas program inklusi keuangan sekaligus memperkuat ekosistem transaksi digital di tengah masyarakat.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah penggunaan QRIS dalam aktivitas ekonomi masyarakat maupun di lingkungan sekolah.
“Kami berkomitmen untuk terus memperluas program inklusi keuangan, termasuk penguatan ekosistem digitalisasi pembayaran seperti penggunaan QRIS di masyarakat dan lingkungan sekolah,” ujarnya.
Bagi Pemkot Ambon, penghargaan tersebut sekaligus menjadi tantangan untuk memastikan literasi keuangan tidak berhenti pada program dan penghargaan, tetapi benar-benar diterjemahkan menjadi kemampuan masyarakat dalam mengambil keputusan keuangan secara cerdas dan bertanggung jawab.
Dengan capaian tersebut, Pemkot Ambon berharap budaya menabung, kecakapan mengelola keuangan, serta pemanfaatan layanan keuangan formal dan digital semakin tumbuh di tengah masyarakat.
Turut mendampingi Wakil Wali Kota Ambon dalam penerimaan penghargaan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon, F. Taso.
(red/mcambon)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com









