Pengadaan Perlengkapan Siswa Rp5 Miliar Diusut Polisi, Kadis Pendidikan Halsel: Saya Siap Dipanggil

oleh -72 Dilihat
Dugaan penyimpangan dalam pengadaan perlengkapan siswa pada Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara, dengan nilai anggaran lebih dari Rp5 miliar, mulai diusut penyidik Unit III Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Halmahera Selatan.

Porostimur.com, Labuha – Dugaan penyimpangan dalam pengadaan perlengkapan siswa pada Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara, dengan nilai anggaran lebih dari Rp5 miliar, mulai diusut penyidik Unit III Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Halmahera Selatan.

Dalam proses penanganan perkara tersebut, Dinas Pendidikan Halsel telah menyerahkan Berita Acara Serah Terima (BAST) kegiatan pengadaan perlengkapan siswa kepada penyidik.

Kepala Dinas Pendidikan Halmahera Selatan Siti Khadijah, membenarkan penyerahan dokumen tersebut saat dikonfirmasi pada Senin (12/10/2026).

“Benar, saat ini kami dari Dinas Pendidikan sudah menyerahkan Berita Acara Serah Terima (BAST) kepada penyidik,” ujarnya.

Siti Khadijah menjelaskan, pengadaan tersebut telah dilaksanakan melalui mekanisme dan sistem pengadaan yang berlaku. Atas dasar itu, ia meyakini pertanggungjawaban kegiatan tersebut tidak bermasalah.

Baca Juga  Diduga Gadaikan Aset Dinas, Bupati Halsel Minta Sejumlah Oknum ASN Diperiksa

“Oleh karena itu, terkait pertanggungjawaban, saya yakin mungkin tidak bermasalah,” katanya.

Bendahara dan PPK Disebut Sudah Dipanggil

Siti Khadijah mengaku hingga saat ini dirinya belum menerima panggilan dari penyidik untuk dimintai keterangan terkait pengadaan perlengkapan siswa tersebut.

Meski begitu, ia menyebut bendahara dan pihak yang disebutnya sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) telah dipanggil penyidik untuk memberikan keterangan.

No More Posts Available.

No more pages to load.