Ambon, Porostimur.com – Aparat kepolisian berhasil menangkap Indra Sabandar (18), siswa SMK Negeri 3 Ambon, yang diduga sebagai pelaku penikaman terhadap rekannya sesama pelajar, Afdal Pellu.
Peristiwa tragis ini terjadi saat tawuran antar siswa SMK 3 Ambon pecah di depan Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL), Desa Hunut/Durian Patah, Kecamatan Teluk Ambon, Selasa (19/8/2025).
Indra ditangkap di rumahnya di Dusun Hunimua, Negeri Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, pada Rabu (20/8/2025) dini hari.
Pengakuan Pelaku dalam Video
Sebuah video berdurasi 1 menit 26 detik yang beredar luas di media sosial memperlihatkan pengakuan Indra Sabandar.
Ia mengaku menikam korban demi menyelamatkan temannya yang dipukul saat tawuran berlangsung.
“Beta datang hanya mau liat beta teman satu ini dari Tulehu dapa pukul. Beta mau hela dia dari situ tapi dong pukul dia terus. Makanya beta tikang sabarang yang penting dong lapas dia la beta bawa lari dia,” ucap Indra dalam video tersebut.
Akibat luka tusukan, korban Afdal Pellu akhirnya meninggal dunia.
Warga Hitu Lakukan Aksi Balasan
Kabar tewasnya korban memicu amarah warga Negeri Hitu. Informasi yang beredar menyebutkan pelaku penikaman berasal dari Desa Hunut/Durian Patah.
Warga pun mendatangi desa tersebut dan melakukan pembakaran terhadap kantor pemerintah desa serta sejumlah rumah warga.









