Reses di Tual dan Malra, Fauzan Rahawarin Serap Aspirasi Warga

oleh -6 Dilihat

Tayando Tam Butuh Perlindungan dari Ancaman Bencana

Selain pariwisata, Fauzan juga memberi perhatian khusus pada Kecamatan Tayando Tam, yang dikenal sebagai wilayah rawan bencana akibat abrasi pantai dan badai tropis.

Warga setempat mengaku khawatir dengan kondisi pemukiman yang semakin terancam, serta rusaknya lahan pertanian akibat intrusi air laut. Mereka meminta pemerintah segera membangun infrastruktur mitigasi bencana.

“Permintaan warga cukup jelas, mulai dari pembangunan talut penahan ombak, bendungan kecil untuk mengendalikan aliran air, hingga sarana pemantauan cuaca dan gelombang,” ungkap Fauzan.

Ia menegaskan bahwa kondisi geografis Tayando Tam membuat wilayah ini sangat rentan, sehingga perlu langkah konkret dan terukur.

“Kondisi geografis Tayando Tam memang membuat wilayah ini sangat rentan. Kita perlu mengambil langkah konkret, untuk melindungi kehidupan dan mata pencaharian masyarakat di sana,” tegasnya.

Baca Juga  DPP GPM Soroti 24 Tongkang Angkut Ore dari Pulau Gebe, Status RKAB PT Smart Marsindo Dipertanyakan

Rumah Ibadah Jadi Aspirasi Bersama

Dalam reses tersebut, Fauzan juga menerima banyak keluhan terkait pembangunan rumah ibadah di berbagai wilayah Pulau Kei yang terhenti selama beberapa tahun terakhir.

Menurutnya, persoalan ini tidak bisa dilihat sebagai tanggung jawab individu, melainkan menjadi komitmen kolektif seluruh anggota DPRD Maluku dari daerah pemilihan yang sama.

No More Posts Available.

No more pages to load.