Sejumlah Dosen di Malut Perjuangkan “Tuan Guru” Abdullah Bin Qadhi Abdussalam Jadi Pahlawan Nasional

oleh -4 Dilihat

Abdul Kadir mengaku, Masjid yang dibangun oleh Tuan Guru itu, kini telah menjadi simbol perjuangan dan penyebaran ajaran Islam di wilayah Afrika Selatan.

“Sosok beliau terus menginspirasi warga Afrika Selatan dalam perjuangan mencapai kemerdekaan dan martabat manusia. Perlu dibuatkan kajian mendalam terkait dengan sejarah perjuangan Tuan Guru, baik di Indonesia maupun di Afrika Selatan yang melibatkan berbagai pihak,” tambahnya.

Pihaknya, kata dia, kami bersama sejumlah Universitas di Maluku Utara telah melakukan diplomasi budaya jalur rempah dengan Kementerian Kebudayaan Afrika Selatan.

Kerjasama ini, melibatkan Negeri Rempah Foundation, Prodi Antropologi Sosial Universitas Khairun, Universitas Nuku Kota Tidore, International Peace College South Afrika (IPSA) dan disupport oleh Konjen RI Cape Town.

Untuk memastikan kerjasama tersebut, Abdul Abdul Kadir bilang, kami juga telah berkunjung ke Cape Town, bersama Yanuardi Syukur dari Universitas Khairun, dan Irma Zahrotunnisa dari Negeri Rempah Foundation, pada tanggal 7-11 Desember 2024.

Baca Juga  Alqassam Kasuba Dorong Industri Besar di Maluku Utara Libatkan UMKM dan IKM Lokal

“Kerjasama tersebut akan terus dimatangkan hingga membuahkan hasil kajian akademik dalam pengusulan Tuan Guru Abdullah bin Qadhi Abdussalam sebagai pahlawan nasional Indonesia. Selama melakukan kunjungan di Afrika Selatan, saya bersama rekan-rekannya juga mengunjungi makam Tuan Guru di Tana Baru, Cape Town, Afrika Selatan, pada 9 Desember 2024 kemarin,” ucapnya. (Mansyur Armain)