Menindaklanjuti arahan itu, Bahlil kemudian bertemu dengan CEO INPEX Corporation, Takayuki Ueda, guna membahas langkah-langkah percepatan proyek.
Dalam pertemuan tersebut, Takayuki menyampaikan komitmen perusahaan untuk mempercepat penyelesaian Proyek Abadi Masela sehingga target konstruksi pada 2027 dan produksi pada 2029–2030 dapat direalisasikan.
Dengan kepastian dimulainya konstruksi dua tahun mendatang, proyek yang selama puluhan tahun hanya menjadi wacana itu kini memasuki fase baru. Pemerintah berharap Blok Abadi Masela tidak lagi sekadar menjadi potensi energi yang tersimpan di perut bumi Maluku, melainkan benar-benar menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat ketahanan energi Indonesia.
(Tim)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com









