Tunjangan Perangkat Desa Nuruwe Jadi Polemik, Bendahara Bantah Keterangan Kepala Desa

oleh -63 Dilihat
Jika sebelumnya Kepala Desa Nuruwe, Simon Matital, menyebut pemerintah desa telah membayarkan tunjangan selama dua bulan dan masih menyisakan tunggakan sekitar tiga bulan, keterangan berbeda disampaikan Bendahara Desa Nuruwe Frenscha Herclaudia Patrouw.

Untuk memastikan persoalan tersebut, diperlukan pemeriksaan dan verifikasi oleh pihak yang memiliki kewenangan terhadap pengawasan serta pengelolaan keuangan desa.

Keterangan Kepala Desa Berbeda

Sebelumnya, Kepala Desa Nuruwe Simon Matital memberikan penjelasan kepada Porostimur.com terkait polemik tunjangan perangkat desa.

Simon menyebut pemerintah desa telah membayarkan tunjangan perangkat selama dua bulan. Menurut dia, masih terdapat tunggakan sekitar tiga bulan yang akan diselesaikan dengan menyesuaikan kemampuan keuangan desa.

Ia juga menegaskan bahwa pembayaran gaji, tunjangan maupun honor dilakukan berdasarkan tingkat kehadiran dan pelaksanaan tugas perangkat desa.

Dasar pembayaran tersebut, kata Simon, mengacu pada daftar absensi dan merupakan hasil kesepakatan bersama pemerintah desa.

Simon bahkan menyebut terdapat sejumlah perangkat desa yang sudah tidak aktif menjalankan tugas selama dua hingga tiga setengah tahun, tetapi masih menuntut pembayaran tunjangan.

Baca Juga  Belanda Larang Impor dan Perdagangan Produk dari Permukiman Israel

Perbedaan keterangan antara kepala desa dan bendahara ini membuat polemik tunjangan perangkat Desa Nuruwe semakin melebar.

Sebelumnya, sejumlah perangkat desa mengaku hak tunjangan mereka belum dibayarkan selama enam bulan. Kini, muncul pula perbedaan informasi mengenai jumlah tunggakan, dasar pembayaran, serta mekanisme pengelolaan keuangan desa.

No More Posts Available.

No more pages to load.