Selain penguatan internal, Umar menjelaskan bahwa Rakornis mendorong koordinasi rutin yang melibatkan delapan menteri, tiga wakil menteri, Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), serta 102 anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI.
Koordinasi tersebut diarahkan untuk membahas sinkronisasi dan distribusi program pemerintah pusat ke daerah agar kebijakan pembangunan dapat menjawab kebutuhan masyarakat dan memperkuat pembangunan daerah. Pelaksanaannya tetap harus berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan.
Umar Lessy menegaskan melalui dokumen rekomendasi tersebut, seluruh jajaran Partai Golkar di kawasan Indonesia Timur diharapkan menindaklanjuti agenda yang telah disepakati secara terencana, terukur, terkoordinasi, dan berkelanjutan.
Dengan target konsolidasi organisasi yang harus diselesaikan pada akhir 2026, berbagai rekomendasi Rakornis menjadi bagian dari agenda persiapan Golkar dalam memperkuat struktur, menata kaderisasi, memutakhirkan data, serta menyiapkan infrastruktur pemenangan menuju Pemilu 2029.
(Keket)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com









