2 Rekannya Mundur, Stafsus Jokowi Asal Papua ini Pede untuk Bertahan

oleh -4 Dilihat

Porostimur.com | Jakarta: Kinerja staf khusus milenial Presiden Joko Widodo, terus disorot. Tak tanggung-tanggung, dua staf khusus (stafsus) akhirnya mundur. Yakni CEO Ruang Guru Adamas Belva dan CEO Amartha Andi Taufan Garuda Putra.

Salah satu yang juga disorot adalah Billy Mambrasar. Pria asal Papua ini tak luput dari serangan krtikan itu.

Billy pernah disorot karena manulis status bahwa ia memiliki jabatan setara menteri bahkan mensejajarkan dirinya dengan para staff Presiden Amerika di Gedung Putih, meski pun belakangan setelah ramai menuai kritikan, Ia lantas mengedit status tersebut.

Billy juga disebut-sebut bermain dalam sejumlah proyek infrastruktur di Kepulauan Maluku dan Papua melalui perusahaannya sebagaimana pengakuan Ravio Patra yang dimuat tempo belum lama ini.

Lalu, apa yang dilakukan pendiri Yayasan Kitong Bisa ini?

Baca Juga  Ide Kencan yang Cocok untuk Setiap Zodiak dan Pasangannya

Dalam keterangannya dilansir dari VIVAnews di Jakarta, Sabtu (2/5/2020) Billy tidak ingin larut dalam polemik dan pertanyaan publik itu. Yang dilakukannya, adalah dengan turun ke masyarakat yang membutuhkan bantuan. Fokusnya, pada masyarakat perantau terutama yang dari Papua.

Billy memberi bantuan kepada mahasiswa asal Papua, yang turut terdampak wabah virus corona atau Covid-19. Para mahasiswa yang dibantu ini adalah yang berasal dari Pegunungan Tengah Papua, yang studi di Jakarta.