Porostimur.com, Ambon – Tiga korban bentrokan antarwarga Desa Kailolo dan Desa Kabauw, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, hingga Rabu (10/9/2025) masih menjalani perawatan di RSUP dr. Johanes Leimena Ambon. Dari jumlah tersebut, dua korban harus menjalani operasi oleh tim dokter.
Kondisi Korban di RSUP Leimena
“Yang dirawat di RSUP sejak Selasa kemarin itu tiga orang dan hari ini dua pasien sementara menjalani operasi,” ungkap dr. Fahmi Maruapey.
Ia enggan merinci luka yang diderita para korban, namun memastikan salah satu pasien hanya mengalami luka ringan dan tengah ditangani di Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Direktur RSUP dr. Johanes Leimena, drg. Saraswati, membenarkan adanya tiga korban bentrokan yang dirawat.
“Sudah dioperasi yang pasien luka di tulang kaki, kalau yang robek di wajah sudah bisa pulang. Untuk detailnya bisa ditanyakan ke dokter Fahmi,” jelasnya.
Data Terbaru Polda Maluku
Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rosita Umasugi, memperbarui data jumlah korban akibat bentrokan di Pulau Haruku.
“Berdasarkan data yang telah diverifikasi hingga hari ini, jumlah korban akibat bentrok yang terjadi tercatat sebanyak 11 orang. Dari jumlah tersebut, satu orang meninggal dunia dan 10 lainnya mengalami luka-luka,” terangnya.










