Porostimur.com, Weda – Kawasan Industri Weda Bay (IWIP) di Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat industri hilirisasi nikel dan pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di Indonesia.
CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, mengungkapkan kawasan industri tersebut telah menarik minat investor dari berbagai negara. Saat ini, tercatat 52 tenant berinvestasi di IWIP, termasuk perusahaan global Glencore dan Trafigura serta investor dari Australia, India, dan sejumlah negara lainnya.
Hal itu disampaikan Rosan dalam acara peletakan batu pertama (groundbreaking) ekosistem hilirisasi nikel sekaligus ekspor perdana baterai kendaraan listrik di Maluku Utara, Kamis (8/10/2026).
“Investornya ini datang berbagai macam negara, mereka punya 52 tenant di sini, ada termasuk Glencore, Trafigura, ada dari Australia, India, dan dari berbagai negara, mereka masuk berinvestasi di kawasan industri ini,” ujar Rosan.
Menurutnya, masuknya investor dari berbagai negara menunjukkan besarnya minat terhadap pengembangan industri berbasis nikel di Maluku Utara. Investasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun rantai industri yang terintegrasi, mulai dari pengolahan bahan baku hingga produksi komponen baterai kendaraan listrik.









