“Mulai dari Sarinah hingga ke Patung Kuda kita akan berjalan sambil bernyanyi lagu-lagi Maluku dan lagu Nasional. Sesampainya di sana disambut tarian Cakalele dan kembali berjalan menuju depan Istana Negara,” sebut Andy Atis.
Puncak acaranya akan ada penyerahan Kain Gandong kepada pemerintah. “Tradisi Kain Gandong ini kita bentangkan sepanjang panjangnya sebagai simbol perdamaian dari kami. Tidak ada muatan politik, kami murni melakukan ini atas dasar peduli perdamaian dan korban bencana alam,” tambah Andy lagi
Harapannya dari acara ‘Jalan Damai Bersama Maluku’, persatuan bangsa kembali terjalin. “Sambil berjalan, kita pererat rasa persatuan dan kembali bersama bergandeng tangan untuk Negeri tercinta Indonesia. Sekaligus membantu saudara-saudara kami di Maluku yang tertimpa musibah,” ucap Marsyel.
Deteksi Production yang dikenal sebagai penyelenggara event musik kenamaan turut mendukung acara ‘Jalan Damai Bersama Maluku’. “Sejumlah musisi yang ikut event I SEE Fest 2019 kemarin di GBK, rencananya akan ikut bersama menggalang dana dan siap menyuarakan perdamaian Indonesia,” ujar Harry ‘Koko’ Santoso, CEO Deteksi Porduction bersemangat. (keket)




