Konsol Tengah Dirombak, Tuas Transmisi Pindah ke Setir
Perubahan juga terlihat pada tata letak konsol tengah. Tuas transmisi tidak lagi berada di konsol, tetapi dipindahkan ke batang kemudi di belakang setir.
Sementara bagian bawah ventilasi AC kini diisi deretan tombol fisik yang disusun secara horizontal.
Area konsol tengah juga mendapat tambahan dua cupholder dan bantalan pengisian daya nirkabel (wireless charging pad). Di bagian bawahnya terdapat ruang penyimpanan terbuka.
BYD turut mengubah desain gagang pintu bagian dalam. Model berbentuk sayap pada generasi sebelumnya digantikan dengan desain konvensional yang dinilai lebih praktis.
Tidak hanya kabin yang berubah. Dimensi bodi Seagull terbaru juga bertambah signifikan. Panjangnya meningkat sekitar 425 mm, sedangkan jarak sumbu roda (wheelbase) bertambah 150 mm.
Dengan dimensi tersebut, Seagull generasi kedua kini semakin mendekati ukuran BYD Dolphin.
Tenaga Naik, Baterai hingga 39,2 kWh dan Opsi LiDAR
Dari sisi performa, BYD juga memberikan peningkatan tenaga yang cukup besar.
Motor listrik tunggal dengan kode TZ164XYB, yang diproduksi Zhengzhou BYD Auto Co., Ltd., disebut mampu menghasilkan tenaga maksimum 95 kW atau sekitar 127 hp.
Angka tersebut meningkat jauh dibanding Seagull generasi pertama yang memiliki tenaga sekitar 55 kW.
Untuk sumber tenaga, mobil listrik ini menggunakan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) produksi FinDreams dengan dua pilihan kapasitas, yakni 30 kWh dan 39,2 kWh.









