Dari Jualan Es Keliling hingga Balai Kota, Perjalanan Hidup Bodewin Wattimena

oleh -22 Dilihat
Sebelum dipercaya memimpin Kota Ambon Bodewin Melkias Wattimena pernah menjalani masa kecil dalam keterbatasan. Berjalan kaki ke sekolah, berangkat dengan penerangan obor, hingga berjualan es dan kue untuk membantu keluarga menjadi bagian dari perjalanan hidupnya.

Porostimur.com, Ambon – Sebelum dipercaya memimpin Kota Ambon Bodewin Melkias Wattimena pernah menjalani masa kecil dalam keterbatasan. Berjalan kaki ke sekolah, berangkat dengan penerangan obor, hingga berjualan es dan kue untuk membantu keluarga menjadi bagian dari perjalanan hidupnya.

Kisah tersebut menggambarkan perjalanan seorang anak dari keluarga sederhana di Kampung Siwang, Negeri Nusaniwe, Kota Ambon, hingga menapaki jenjang karier pemerintahan dan akhirnya menduduki jabatan Wali Kota Ambon.

Bodewin pernah menceritakan bahwa ayahnya bekerja sebagai tukang, sementara ibunya melakukan berbagai pekerjaan demi memenuhi kebutuhan keluarga. Kondisi ekonomi saat itu membuat perjuangan untuk memperoleh pendidikan membutuhkan usaha ekstra.

Saat masih bersekolah, ia harus berjalan kaki sejauh beberapa kilometer. Dalam situasi tertentu, perjalanan menuju sekolah bahkan dimulai sejak dini hari dengan bantuan penerangan obor. Di sela-sela pendidikan, ia juga berjualan es dan kue untuk membantu meringankan beban keluarga.

Pendidikan dan Pengabdian Mengantarkannya ke Balai Kota

Keterbatasan ekonomi tidak menghentikan langkah Bodewin untuk melanjutkan pendidikan. Kesempatan mengikuti seleksi Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) pada 1993 menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan kariernya.

No More Posts Available.

No more pages to load.