DPRD Ambon Minta Pamkot Subsidi Biaya Rapid Test

oleh -37 views
Link Banner

Porostimur.com |Ambon: Ketua DPRD Kota Ambon, Elly Toisuta mengatakan, berdasarkan Surat Edaran SE) Menteri Kesehatan tentang biaya rapid test telah ditetapkan sebesar Rp 150 ribu per rapid test.

Elly menyampaikan hal tersebut kepada wartawan, usai melakukan rapat bersama Komisi I DPRD Kota Ambon, Senin (13/7/2020).

”Agenda rapat hari ini bersama Dinas Kesehatan dan seluruh pimpinan pusat pelayanan kesehatan yang ada dikota Ambon, terkait dengan edaran Menteri kesehatan tentang biaya Rapid-tes yang telah ditetapkan oleh Menteri dan berdasarkan edaran tersebut sebesar 150 rb per rapid-tes,” kata Elly Toisuta.

Elly menyampaikan, dari perkembangan diskusi atau rapat yang telah disampaikan oleh kepala dinas itu sendiri bahwa memang menjadi dilematis dari apa yang sudah dibicarakan bahwa jika surat edaran itu keluar,  akan tetapi seluruh fasilitas kesehatan yang berada di kota Ambon, telah memakai alat rapid-test melalui distributor-distributor yang telah direkomendasikan oleh WHO tersebut, yang harganya melebihi dari apa yang sudah diedarkan lewat Menteri Kesehatan.

Link Banner

”Kami berdiskusi untuk mencari solusi agar bagaimana dapat memecahkan kebutuhan masyarakat ini dengan tidak memberatkan masyarakat dengan Rapid-tes. Tentunya rapid-test untuk seluruh masyarakat yang terkena Covid-19, memang benar-benar harus dibebaskan dari pembiayaian akan tetapi untuk masyarakat yang akan melalukan perjalanan itu yang dibiayai,” jelas Elly.

Baca Juga  Bima Sakti Berencana Pulangkan 3 Pemain Timnas Indonesia U-16

”Kami merekomendasikan juga dan menyampaikan pandangan-pandangan  dengan dinas terkait agar sekiranya untuk warga masyarakat dengan kategori-kategori tertentu, misalnya ada masyarakat yang akan melakukan perjalanan dengan keadaan-keadaan darurat, dengan kategori yang memang masyarakat tersebut kurang mampu ini dapat disubsidi oleh pemerintah kota Ambon,” tuturnya.

Dia berharap hasil rapat hari ini akan ditindaklanjuti oleh Dinas Kesehatan bersama pihak pemerintah kota dan pihaknya akan terus kawal hal ini,  sehingga masyarakat kota Ambon yang tentunya berdampak pandemi ini tidak merasa dirugikan. (red/strategi)