“Kadis Kesehatan harus jemput bola mengenai serbuan vaksin, agar target kita tercapai,” pinta Jamaludin.
Untuk itu, Komisi III mewanti-wanti kepada Kepala Dinas Kesehatan supaya selalu berkoordinasi dengan stakeholder terkait yang ada di kabupaten Buru, terutama Polres Pulau Buru dan Kodim 1506/Namlea yang juga gencar melaksanakan serbuan vaksinasi kepada masyarakat.
Salah satu upaya yang harus dilakukan adalah mendatangi masyarakat agar mau divaksin, dan memastikan ketersediaan vaksin tercukupi.
“Kadis juga perlu mengunjungi masyarakat untuk memberi edukasi dan mengajak warga agar mau divaksin,” imbuh Jamaludin.
Komisi III menilai, yang intens melakukan edukasi justru Kapolres dan Dandim melalui anak buahnya Babinkamtibmas dan babinsa di desa-desa.
Jamaludin juga memuji kinerja Kapolres Pulau Buru dan Dandim 1506/Namlea dan jajarannya serta pihak-pihak terkait yang telah berpartisipasi dalam program serbuan vaksin kepada masyarakat di bumi Bupolo.
Kinerja yang diperlihatkan Polres dan Kodim itu harus ikut ditopang oleh Kadis Kesehatan dengan selalu menyediakan stok vaksin yang dibutuhkan, sehingga capaian target vaksin dapat digenjot.
Secara khusus, Jamaludin juga mengkritik kinerja Kadis Kesehatan menyusul rendahnya capaian vaksin di kabupaten Buru.




