Porostimur.com, Ambon – Stok beras dan pangan yang dikelola Perum Bulog untuk tahun 2026 dipastikan berada dalam kondisi aman dan mencukupi. Hal ini disampaikan Anggota Komisi II DPRD Provinsi Maluku Ary Sahertian, di Ambon, Jumat (16/1/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Ary menekankan pentingnya Bulog tidak hanya menjaga stok pangan, tetapi juga menyerap hasil panen petani lokal sebagai bentuk dukungan nyata terhadap sektor pertanian di Maluku.
Menurutnya, kinerja Bulog sepanjang tahun 2025 patut diapresiasi karena berhasil melampaui target hingga 136 persen. Capaian ini dinilai menjadi modal penting untuk memperkuat peran Bulog dalam menjaga ketahanan pangan daerah.
“Yang menjadi persoalan utama adalah hasil panen masyarakat. Kami berharap Bulog dapat mengambil hasil panen tersebut dengan harga sesuai ketentuan pemerintah, dan hal ini sudah dilakukan,” ujarnya.
Sinergi Antar-Instansi Jadi Kunci
Ary menegaskan, ketahanan pangan tidak bisa dibebankan hanya kepada Bulog semata. Diperlukan sinergi dengan seluruh pemangku kebijakan daerah, terutama untuk mewujudkan visi dan misi Gubernur Maluku terkait suasana pangan yang kondusif.
“Bulog tidak bisa bekerja sendiri. Harus ada koordinasi yang erat dengan berbagai lini, termasuk Dinas Pertanian, agar masing-masing bisa menjalankan tanggung jawabnya secara optimal,” katanya.









