DPRD Maluku Dorong Normalisasi Kali Tone dan Pembangunan DAM

oleh -9 Dilihat

Dampak Sosial dan Ekonomi Semakin Luas

Menurut Allan, banjir yang terus berulang telah berdampak besar terhadap kehidupan masyarakat. Kerusakan rumah, fasilitas umum, hingga lumpuhnya aktivitas ekonomi menjadi konsekuensi yang harus ditanggung warga.

“Banyak warga yang harus mengungsi setiap kali banjir datang. Sektor pertanian dan perdagangan lokal juga mengalami penurunan produktivitas,” ungkapnya.

Ia menilai, pendekatan penanganan harus bersifat menyeluruh, tidak hanya fokus pada respons bencana, tetapi juga pada pencegahan dan mitigasi risiko jangka panjang.

“Penanganan masalah ini harus dirancang dengan pendekatan yang komprehensif dan berkelanjutan, bukan hanya reaktif, tetapi juga preventif,” pintanya.

Usulan Sudah Disampaikan ke PU dan BWS

Allan mengatakan, seluruh aspirasi masyarakat telah didokumentasikan secara rinci dan akan segera disampaikan dalam laporan resmi kepada Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Maluku serta Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku.

Baca Juga  Inggris Ancam Usir 27 Diplomat Israel Jika Konsulat di Yerusalem Ditutup

Ia mengungkapkan, aspirasi ini sebelumnya juga sudah disampaikan secara lisan dalam pertemuan kerja dengan pihak BWS dan mendapat respons positif.

“Tim dari BWS telah menyatakan kesediaannya untuk melakukan kajian mendalam terkait kondisi Kali Tone dan wilayah sekitarnya,” jelas Allan.

Menurutnya, BWS juga akan mempertimbangkan kunjungan langsung ke lokasi untuk memperoleh gambaran utuh mengenai permasalahan.

No More Posts Available.

No more pages to load.