DPRD Maluku Dorong Normalisasi Kali Tone dan Pembangunan DAM

oleh -9 Dilihat

“Untuk tahap awal atau jangka pendek, langkah utama yang akan diutamakan adalah normalisasi sungai, guna meningkatkan kapasitas aliran air,” tambahnya.

Infrastruktur, Kesehatan, dan Hunian Layak Ikut Disuarakan

Selain persoalan banjir, Allan juga menerima berbagai aspirasi lain dari masyarakat selama masa reses. Di antaranya terkait peningkatan kondisi ekonomi, akses jaminan kesehatan, dan kebutuhan rumah layak huni melalui program subsidi pemerintah.

Ia menyoroti masih banyaknya hunian warga yang tidak memenuhi standar kelayakan.

“Kondisi ini membutuhkan intervensi segera, baik dari pemerintah provinsi maupun melalui sinergi dengan pemerintah pusat,” katanya.

Tak hanya itu, warga juga mengusulkan pembangunan jalan di wilayah Messa TNS dan Tana Nahu, perbaikan jalan rusak di Desa Waai, serta pembangunan talud penahan ombak di wilayah Hatu, Pulau Ambon, untuk mengantisipasi abrasi pantai.

Baca Juga  Inspektorat SBB Serahkan LHP Khusus DD dan ADD Desa Tala ke Polres

Banjir Kali Tone Tetap Jadi Prioritas

Meski banyak aspirasi yang harus ditindaklanjuti, Allan menegaskan bahwa persoalan banjir akibat luapan Kali Tone tetap menjadi prioritas utama.

“Ini bukan masalah kecil, melainkan bencana yang terjadi setiap tahun. Jika tidak segera ditangani secara tepat dan menyeluruh, maka dampaknya akan terus membebani masyarakat dan menghambat perkembangan daerah,” tandasnya. (Leonard Manuputty)

No More Posts Available.

No more pages to load.