“Memang pemerintah kabupaten/kota sudah mendatangkan tenaga dokter, tapi tidak semua fasilitas kesehatan, termasuk rumah sakit yang terpenuhi kebutuhan dokter. Apalagi APBD kabupaten/kota itu sangat kecil tidak akan mungkin bisa menyelesaikan persoalan dokter,” ujarnya.
Olehs ebab itu ia minta ada perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Maluku untuk minimal menambah tenaga dokter ke kabupaten/kota, sehingga masyarakat tidak kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan di rumah sakit maupun puskesmas. (red/sl)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News









