Porostimur.com, Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mencatat realisasi pengadaan tanah untuk mendukung Proyek Strategis Nasional (PSN) mencapai 159.662 bidang dengan luas 22.966,62 hektare hingga Oktober 2026. Capaian ini menjadi bagian dari kinerja dua tahun Kabinet Merah Putih dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan penataan kawasan di Indonesia.
Selain pengadaan tanah, Kementerian ATR/BPN juga menyelesaikan konsolidasi tanah sebanyak 6.167 bidang yang tersebar di 47 lokasi selama periode Oktober 2024 hingga Oktober 2026. Program ini diarahkan untuk menata penguasaan, pemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah agar selaras dengan Rencana Tata Ruang (RTR).
Direktur Jenderal Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan (PTPP) Kementerian ATR/BPN, Arief Muliawan, mengatakan realisasi pengadaan tanah untuk kepentingan umum telah mencapai 74,68 persen dari target 213.798 bidang.
Sementara itu, dari sisi luasan, realisasi pengadaan tanah mencapai 61,03 persen dari target 37.629,27 hektare.
“Realisasi bidang pengadaan tanah untuk kepentingan umum telah mencapai 74,68% dari target 213.798 bidang, sedangkan capaian luas tanah mencapai 61,03% dari total target 37.629,27 hektare,” ungkap Arief di Jakarta, Rabu (21/10/2026).









